Pariwisata Sumatra Utara


Pariwisata Sumatra Utara 

Kadek Fendy Sutrisna

“Tanpa adanya budaya maka pariwisata akan terasa hambar dan kering, dan tidak akan memiliki daya tarik untuk dikunjungi”

Pada artikel berikut bertujuan untuk merangkum daftar tempat-tempat pariwisata di Sumatra Utara sebagai berikut :

1. Medan

a. Instana Maimun adalah salah satu dari ikon kota Medan, didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan.

Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia,namun sayang keadaanya kurang terurus sekarang. Jika kita melewati tempat ini pada sore hari, kita bahkan bisa melihat anak-anak bermain sepak bola di halaman istana ini.

 

Istana Maimun

b. Mesjid Raya Medan adalah salah satu peninggalan Sultan Deli, konon dulunya menjadi satu bagian dengan komplek istana. Masjid yang dirancang oleh Dingemans dari Amsterdam (dengan bentuk yang simetris jika dilihat dari keempat sisinya) memiliki gaya yang diambil dari budaya Timur tengah, India, dan Spanyol. Berbeda dengan Mesjid lainnya, kubah masjid ini tidak berbentuk bulat namun persegi 8 dan agak gepeng. kubah berjumlah 5 buah, yang paling besar berada diatas bangunan utama dan 4 lainnya diatas masing2 sayap. disetiap ujung kubah terdapat ornamen bulan sabit sebagai penghias. Selain itu hiasan di masjid bukan berupa kaligrafi melainkan ukiran bunga dan tumbuhan.

Mesjid Raya Medan

c. Tjong A Fie Memorial Institute terletak di kawasan Jl. Jend. Ahmad Yani (Kesawan). Daerah kesawan adalah kawasan yang dipenuhi bangunan-bangunan bersejarah dan Jalan Ahmad Yani merupakan jalan tertua di kota Medan. Sedangkan Tjong A Fie adalah seorang pengusaha, bankir dan kapitan sukses yang berasal dari Tiongkok. Tjong A Fie sangat disegani pada masa hidupnya, dan sering berperan sebagai penengah apabila ada cekcok antara kaum Tionghoa dan etnis lainnya. Di rumah Tjong A Fie saat ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.

Rumah Tjong A Fie

d. Gedung Balai Kota lama adalah gedung kebanggaan warga kota yang telah berusia lebih dari seratus sepuluh tahun. Di kubah gedung Balai Kota, terdapat sebuah jam besar yang ada loncengnya dan berbunyi setiap satu jam sekali yang dapat didengar dengan jelas oleh orang-orang yang sedang melintas di depan Balai Kota. Jam ini merupakan sumbangan dari Tjong A Fie.

e. Menara Air yang lebih dikenal dengan sebutan tirtanadi merupakan ikon kota Medan. Tidak hanya berperan sebagai landmark, menara air ini juga berperan untuk mengalirkan air bersih ke seluruh pelosok kota Medan.

 

Menara air – Medan

f. Titi Gantung adalah sebuah jembatan yang dibangun melintasi jalur rel kereta api tepat berada di sebelah Stasiun Kereta Api Medan saat ini. Kondisi kontsruksi yang kokoh dibangun berliku serta dilengkapi ornamen yang indah bergaya populer saat itu menjadi tempat perlintasan masyarakat berjalan kaki dan bersepeda sambil melihat kereta api di stasiun besar dan suasana lapangan Merdeka yang sering menjadi pusat keramaian kala itu.Sayangnya menurut beberapa literatur, Titi Gantung diantaranya pernah menjadi tempat pusat buku bekas di Medan.

 

Titi gantung

g. Gedung London Sumatera telah dibangun sejak tahun 1906 yang berfungsi sebagai kantor perusahaan perkebunan milik Harrisons & Crossfield Plc, perusahaan perkebunan dan perdagangan yang berpusat diLondon. Desain arsitekturnya menampakkan gaya transisi yang mirip dengan rumah-rumah di London.

 

Gedung London Sumatra

h. Kantor Pos Besar Medan salah satu bangunan yang berusia 100 tahun di Medan. Dibandingkan dengan bangunan tua lainnya yang kondisinya terancam ambruk, Bangunan ini relatif lebih terawat.

 

Kantor Pos Besar Medan

i. Kuil Shri Mariamman adalah kuil Hindu tertua di Kota Medan, Indonesia. Kuil ini dibangun pada tahun 1884 untuk memuja dewi Kali. Kuil ini terletak di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Keling. Kuil yang menistanakan lima dewa, masing-masing Dewa Siwa, Wisnu, Ganesha, Dewi Durga (Kali), dan Dewi Aman itu dikelola salah seorang keluarga pemilik perusahaan besar Texmaco, Lila Marimutu. Pintu gerbangnya dihiasi sebuah gopuram, yaitu menara bertingkat yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang kuil-kuil Hindu dari India Selatan atau semacam gapura

 

Kuil Shri Mariamman

2. Kabupaten Deli Serdang

Kabupaten ini terkenal karena keanekaragaman sumber daya alamnya yang besar sehingga merupakan daerah yang memiliki peluang investasi yang sangat menjanjikan. Adapun bidang usaha yang menjadi prioritas untuk dikembangkan mencakup 4 sektor yaitu sektor industri, sektor perikanan, sektor perkebunan dan sektor pertanian.

Kecamatan Sibolangit

a. Green Hill City adalah salah satu kawasan real estate berkelas Internasional yang menyediakan berbagai fasilitas seperti taman hiburan, jogging track, Hillpark themepark, club house, kolam renang, danau buatan.

b. Sungai Sembahe merupakan sebuah desa yang membentang di sepanjang jalan utama antara Medan-Berastagi . Desa itu dibelah aliran sungai yang mengalir deras. Memanjang berliku, berbatu. Sungai itulah yang menjadi tempat pemandian wisata alam Sungai Sembahe.

Sungai Sembahe

c. Air Terjun Dua Warna terletak lebih kurang 80 km dari kota medan, tepatnya ditengah hutan Sibolangit pada ketinggian 1475 M Dpl, yang memiliki ketinggian sekitar 75 meter.

 

Air terjun dwi warna

3. Kabupaten Karo

Kecamatan Berastagi

Berastagi merupakan di dataran tinggi Karo. Berastagi berjarak sekitar 50-60 kilometer dari Kota Medan. Berastagi diapit oleh 2 gunung berapi aktif yaitu Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung. Di dekat Gunung Sibayak, terdapat pemandian mata air panas. Aktivitas ekonomi di Berastagi terpusat pada pasar sayur dan buah-buahan, dan pada pariwisata. Etnis yang dominan di daerah ini adalah Batak Karo

a. Gundaling adalah bukit berketinggian 1.575 meter dpl. Suasananya tenang, karena jauh dari keramaian. Warga Kota Medan dan sekitarnya kerap menggunakan kawasan ini untuk tetirah di akhir pekan atau saat musim liburan. Di situ, pengunjung dapat berjalan-jalan mengelilingi taman yang dirindangi aneka pepohonan: pinus merkusii, Toona surei, durian, dadap, rambutan, pulai, hingga aren dan Rotan. Kalau beruntung, kita dapat melihat beberapa jenis hewan seperti monyet, rusa, elang, atau babi hutan.

 

Gundaling

b. Gunung Sibayak dan Sinabung adalah gunung yang merupakan ikon pariwisata Tanah Karo Simalem. Sekain Kerinci atau Leuser, gunung ini juga bisa menjadi alternartif apabila ingin menikmati pemandangan pegunungan di Sumatra Utara.

 

Gunung Sibayak

Gunung Sinabung

Kecamatan Merek

a. Taman Simalem Resort adalah merupakan Salah satu objek wisata terbaru & termegah di Provinsi Sumatera Utara. Terletak di kawasan Bukit Merek,Sidikalang objek wisata ini menghadirkan pemandangan Danau Toba dari sudut pandang yang sangat luas. Luas areal kawasan wisata ini mencapai 206 ha dgn lebih dr 25 ha telah ditanami tanaman buah jeruk, biwa, markisa, terong belanda, alpukat,dll.

 

Taman Simalem Resort

b. Air Terjun dan Bukit Sipisopiso terletak tak jauh dari Desa Tongging. Masih dalam kecamatan yang sama. Jika Tongging berada di dataran rendah Karo, maka sebaliknya Sipiso-piso berada tepat di atasnya.

 

Air Terjun dan Bukit Sipisopiso

c. Desa Tongging/Tambusan nama sebuah desa yang terletak sekira 41 Km dari Berastagi, desa ini terdapat di sebelah utara Danau Toba. Meskipun terletak di pinggir Danau Toba, namun wilayahnya masuk kawasan Kecamatan Merek di dataran tinggi Karo.

4. Kabupaten Samosir

a. Danau Toba dan Pulau Samosir : Danau Toba adalah sebuah Danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau toba sendiri merupakan danau vulkanik yang terjadi saat ada ledakan gunung berapi Krakatau pada 69.000 – 77.000 tahun lalu, diperkirakan juga sebagai salah satu ledakan gunung berapi terbesar di dunia. Setelah ledakan tersebut, terciptalah kaledra (cekungan pada tanah sesudah letusan vulkanik) yang kemudian terisi oleh air dan kita ketahui sebagai danau toba sekarang.

 

Danau Toba

 

Pulau Samosir

b. Parapat adalah sebuah kota tujuan wisata di tepi Danau Toba tepatnya berada di wilayah Kabupaten Simalingun- Sumatra Utara, berjarak sekitar 48 km dari Kota Medan. Parapat menjadi salah satu titik persinggahan penting dari Jalan Raya Lintas Sumatra bagian barat yang menghubungkan Medan dengan padang.

 

Parapat

Lain-lainnya :

Bukit Lawang adalah desa wisata kecil di bagian dari Sungai Bahorok di Sumtra Utara provinsi Indonesia . Terletak sekitar 86 kilometer sebelah utara-barat Medan. Bukit Lawang dikenal terbesar perlindungan hewan dari Orang utan Sumatra (sekitar 5.000 orangutan menempati area tersebut), dan juga jalur akses utama ke Taman Nasional Gunung Leuser dari sisi timur.Bukit Lawang pusat rehabilitasi orangutan didirikan pada tahun 1973. Tujuan utama adalah untuk melestarikan semakin berkurangnya populasi orangutan akibat perburuan, perdagangan dan deforestasi

Bukit Lawang

Sungai Bahorok merupakan sungai yang berdekatan dengan Bukit Lawang. Sungai ini banyak sekali di gunakan wisatawan utuk berarum jeram. Keindahan sungai ini sanat menarik.

 

Sungai Bahorok

Meriam Puntung merupakan jelmaan dari Putri Hijau Aceh. konon katanya apabila kita menempelkan telinga kita ke dekat Meriam ini, akan terdengar suara bahwa Meriam ini sedang bernyanyi.

Meriam Puntung

ULOS adalah kain tenun khas Batak berbentuk selendang, yang melambangkan ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak-anaknya atau antara seseorang dan orang lain, seperti yang tercantum dalam filsafat batak yang berbunyi: “Ijuk pengihot ni hodong.” Ulos penghit ni halong, yang ertinya ijuk pengikat pelepah pada batangnya dan ulos pengikat kasih sayang diantara sesama.

Pada mulanya fungsi Ulos adalah untuk menghangkan badan, tetapi kini Ulos memiliki fungsi simbolik untuk hal-hal lain dlam segala aspek kehidupan orang Batak. Ulos tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Batak. Setiap ulos mempunyai ‘raksa’ sendiri-sendiri, ertinya mempunyai sifat, keadaan, fungsi, dan hubungan dengan hal atau benda tertentu.

Kain Ulos

WISATA KULINER

1. Bihun Bebek Atak

2. Nasi Sayur ahua

3. Bika Ambon

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE atau SUKA,KOMENTARI & BAGIKAN halaman facebook berikut -> Catatan Fendy Sutrisna

Baca Juga Artikel Lainnya  Tentang Pariwisata Indonesia :

  1. Wisata Pulau Komodo
  2. Wisata di Bali
  3. Sepenggal Cerita Tentang Liburan di Bali
  4. Wisata di Lombok
  5. Kuliner Indonesia vs Kuliner Dunia
  6. Panorama Sumatra Barat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s