Berapa Harga BBM Ideal Untuk Indonesia?


Berapa Harga BBM Ideal Untuk Indonesia?

Kadek Fendy Sutrisna

16 Maret 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Gunjang-ganjing harga BBM membuat saya tertarik untuk menulis artikel tentang ini. Saya mencoba untuk mengutarakan pendapat saya dengan bahasa yang sederhana agar mudah dimengerti oleh banyak orang awam. Saya rasa ini penting agar jangan nantinya rakyat bisa dengan mudah diprovokasi untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu saat pemerintah sudah mulai memutuskan suatu kebijakan tentang kenaikan harga BBM. Tulisan ini bertujuan untuk mengajak berdiskusi agar keputusan yang diambil tidak merugikan banyak orang.

1. PENDAPAT RAKYAT YANG KONTRA AKAN KENAIKAN BBM

Semakin murah harga BBM tentu saja rakyat akan semakin senang dengan hal tersebut. Disamping Indonesia adalah salah satu negara penghasil minyak bumi, sebagian besar penduduk Indonesia juga masih berpenghasilan yang rendah apabila dibandingkan dengan negara lain. Jadi inilah alasan-alasan yang sering diungkapkan oleh golongan-golongan yang menolak kenaikan harga BBM.

2. PENDAPAT PEMERINTAH

Seiring dengan meningkatnya harga minyak mentah dunia, subsidi yang dikeluarkan negara semakin membengkak. Pernyataan ini didukung langsung oleh Dahlan Iskan, dimana dalam laporannya menyatakan bahwa uang negara sebesar 200 T telah terbuang cuma-cuma karena hanya membiayai orang-orang yang mempunyai mobil dan motor. Bagaimana dengan orang-orang yang tidak memiliki mobil dan motor? Mereka tidak bisa ikut menikmati kekayaan Indonesia. Lebih baik uang tersebut kita gunakan untuk membangun infrastruktur.

3. KEBIJAKAN PEMERINTAH PER 1 APRIL 2012 : MENAIKKAN HARGA BBM MENJADI RP. 6000,-

Mengurangi subsidi BBM merupakan salah satu alternatif kebijakan yang dapat diambil oleh pemerintah dalam menyikapi kenaikan harga BBM. Dengan mengurangi subsidi ini, APBN yang ada bisa dialihkan untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur.

Rakyat kecil yang dirugikan akan diberikan subsidi berupa bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah. Solusi inilah yang mungkin akan menjadi solusi akhir dan yang paling mudah direalisasikan menurut Bapak Jero Wacik dan rekan-rekannya.

3.1 PERMASALAHAN YANG AKAN DIHADAPI :

Dalam menyikapi kebijakan ini, ada permasalahan-permasalahan yang akan dihadapi apabila kebijakan ini diputuskan, yaitu :

  • PEMERINTAHAN SAAT INI SANGAT RAWAN KORUPSI
Bantuan Langsung Tunai (BLT) sangat rawan korupsi. Apalagi sebagian besar orang-orang yang ada di pemerintahan saat ini sering disangkut pautkan dengan tindak pidana korupsi. Korupsi disini tidak hanya terjadi di pusat tapi banyak juga terjadi di daerah-daerah. Pemerintah belum siap mengawasi segala aliran dana agar terhindar dari masalah korupsi. Hal ini lah yang harus menjadi perhatian pertama apabila pemerintah jadi menaikan harga BBM menjadi Rp. 6000,-
  • KENAIKAN BBM SELALU DIIKUTI PENINGKATAN ANGKA KEMISKINAN INDONESIA

Dari data statistik sebelumnya, kebijakan yang menaikkan harga BBM selalu diiringi dengan peningkatan jumlah angka kemiskinan penduduk Indonesia. Mungkin bagi sebagian besar rakyat Indonesia, kenaikan harga BBM menjadi Rp. 6000,- bukan merupakan suatu hal yang signifikan merubah gaya hidup mereka mereka menjadi melarat. Tapi coba kita  membahas tentang masyarakat yang masih berpenghasilan rata-rata dibawah 1-2 juta rupiah.

Sebagian besar rakyat akan terbebani dengan kenaikan biaya hidup bulanan, baik yang disebabkan oleh kenaikan ongkos transportasi dan biaya makan untuk sehari-hari. Apabila hal ini terjadi, pemerintah harus siap-siap menghadapi juga peningkatan tindakan kriminal, demo besar-besaran, atau mungkin perang saudara yang dilakukan masyarakat kecil untuk bisa bertahan hidup.

  • BERTENTANGAN DENGAN UU APBN 2012 PASAL 7 AYAT 2
Secara garis besar UU APBN 2012 pasal 7 ayat 2 ini melarang pemerintah untuk menaikkan harga BBM di tahun 2012. Seharusnya pemerintah tidak bisa menaikkan harga BBM di bulan April ini dengan hanya merubah UU tersebut. Sayangnya kelihatannya pemerintah sudah melakukan hal tersebut, dan UU baru yang diajukan juga akan disetujui oleh seluruh anggota DPR. Suatu saat apabila terjadi sesuatu akan masa depan Indonesia, Pemerintah dan DPR lah yang harus dituntut karena saat ini bekerja dengan melanggar UU yang telah disepakati sebelumnya.
  • PERTAMINA BELUM SIAP BERSAING DENGAN PERUSAHAAN ASING UNTUK BBM NON-SUBSIDI
Harga BBM non-subsidi yang dijual oleh Pertamina lebih mahal apabila dibandingkan dengan BBM yang dijual oleh pom bensin perusahaan asing yang ada di Indonesia. Pertamina hanya mampu menghasilkan 500.000 kilo liter pertamax setiap harinya, sedangkan keperluan yang harus disediakan untuk masyarakat adalah sebesar 800.000 kilo liter. Sisa  suplai tambahan sebesar 62,5% dari seluruh penjualan ini harus diimpor Pertamina dari luar negeri. Hal inilah yang menjadi permasalahan utama apabila pemerintah mencoba untuk mengalihkan penggunaan bensin menjadi pertamax.
Disamping itu, menaikkan harga atau membuang subsidi  BBM berarti membuka pasar penjualan BBM yang ada di Indonesia. Apabila pemerintah tidak siap menanggulangi hal ini, dimasa yang akan datang Indonesia akan dipenuhi oleh pom bensin perusahaan-perusahaan asing.
  • INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI ATAU KONVERSI ENERGI KE GAS : BELUM SIAP

4. SOLUSI ALTERNATIF LAIN YANG DAPAT DIAMBIL : 

Subsidi yang dikeluarkan pemerintah dapat juga dikurangi dengan cara membuat kebijakan lainnya yang dapat mengurangi penggunaan BBM. Pemerintah harus bisa mengajak masyarakat untuk lebih berhemat energi khususnya penggunaan BBM ini. Cara-cara yang ada dipemikiran saya saat ini adalah sebagai berikut :

  1. NAIKAN PAJAK UNTUK KENDARAAN PRIBADI KHUSUSNYA MOBIL MEWAH
  2. NAIKAN BIAYA PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN SIM MOBIL
  3. SUBSIDI EKSTRA DITUJUKAN UNTUK KENDARAAN DAN PEMBANGKIT LISTRIK YANG MENGGUNAKAN ENERGI ALTERNATIF
Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s