Prinsip Kerja Generator


Prinsip Kerja Generator

- Short Circuit Ratio (SCR)-

Kadek Fendy Sutrisna

10 Oktober 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Pada artikel ini saya akan mencoba untuk berbagi ilmu tentang apa itu SCR dan beberapa ulasannya tentang manfaat parameter ini saat kita memutuskan untuk membangun pembangkit listrik baru. SCR berhubungan dengan kestabilan sistem dan juga menentukan harga dari generator pembangkit listrik. Sayangnya parameter ini sangat susah untuk dimengerti baik untuk sarjana lulusan teknik elektro sekalipun. Ada pun parameter  generator lainnya seperti tegangan [V], arus [A], kapasitas [MVA], power faktor, frekuensi [Hz], dan lain-lainnya, karena dirasa sudah sangat familiar, akan saya bahas apabila diperlukan.  Selamat menikmati.

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu bagaimana struktur dari sebuah generator listrik. Generator listrik secara umum terdiri dari 3 jenis material, besi, tembaga, dan material isolasi. Besi adalah material magnetik, tembaga berfungsi sebagai konduktor, sedangkan material isolasi berfungsi sebagai perantara antara konduktor dan material magnetik agar listrik dapat dialirkan tanpa terjadi hubung singkat. Secara detailnya tentang perbandingan nilai konduktansi dan reluktansi tembaga dan besi adalah sebagai berikut :

  1. Besi sebagai material magnetik memiliki nilai reluktansi dengan orde 1000 x lipat lebih kecil daripada tembanga atau pun udara, yang artinya 1000 x lebih mudah dilewati fluksi magnetik. Oleh karena itu, untuk membuat generator yang memiliki efiensi yang tinggi, besi digunakan sebagai inti dari stator dan rotor yang merupakan tempat mengalirnya fluksi magnetik. Material lain yang bisa digunakan untuk menggantikan besi adalah cobalt, silicon-stell, dan nikel.
  2. Tembaga sebagai material non-magnetik memiliki nilai resistansi yang jauh lebih kecil daripada udara ataupun besi, sehingga sering digunakan sebagai konduktor untuk menghantarkan listrik agar memiliki rugi-rugi yang seminimal mungkin. Selain tembaga, material lain yang mungkin bisa digunakan sebagai konduktor adalah tembaga, chromium, sodium, tin, magnesium, atau timah.
  3. Material isolasi adalah material yang terletak diantara tembaga dan besi agar tidak terjadi hubung singkat pada kumparan yang dialirkan arus listrik.

APA HUBUNGANNYA DENGAN SCR?

Beberapa orang yang sudah berpengalaman dibidang pembangkit listrik mungkin pernah mendengar bahwa generator yang memiliki SCR yang besar (biasanya SCR lebih besar dari 1) biasa disebut sebagai mesin besi (Iron Machine) sedangkan generator yang memiliki SCR lebih kecil dari 1 biasanya sering disebut sebagai copper machine. Secara sederhana saya mencoba untuk memahami bahwa apabila generator memiliki SCR yang besar artinya generator tersebut memiliki kapasitas energi magnetik yang jauh lebih besar daripada energi listrik yang dihasilkan. Karena energi magnetiknya lebih besar, sebagian besar material generator adalah besi, jadi disebut sebagai mesin besi. Biasanya generator dengan SCR lebih besar memiliki volume yang lebih besar, lebih mahal, namun lebih stabil dalam menghasilkan energi listrik. Sedangkan generator yang memiliki SCR kecil, biasanya kapasitas energi listriknya di desain lebih besar daripada kapasitas energi mekaniknya, sehingga generator cenderung untuk tidak stabil.

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Artikel ini akan dibagi menjadi 3 bagian, selanjutnya akan dibahas tentang hubungan SCR dengan kestabilan sistem dan bagaimana cara menghitung SCR.

About these ads

One thought on “Prinsip Kerja Generator

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s