Arsip Catatan Fendy Sutrisna per Desember 2011


Arsip Catatan Fendy Sutrisna per Desember 2011

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

1. Berikut ini adalah tabel rasio elektrifikasi di berbagai negara berkembang. Tingkat rasio elektrifikasi pada tahun 2010 rata-rata 72%. Sampai saat ini ada 1.456 Juta orang yang belum menikmati listrik (CFS, 22 Desember 2011)

Gambar 1 Electrification rates and population without access to electricity

2. Indonesia terdiri dari 17.504 pulau, dimana hampir 12.000 diantaranya berpenghuni dan memerlukan listrik untuk kehidupan. (CFS, 22 Desember 2011)
3. How does PV work? (CFS, 22 Desember 2011)

Gambar 2 Cara kerja PV

4. Tipe-tipe solar cell dan persentase yang umum digunakan dewasa ini (CFS, 22 Desember 2011)

Gambar 3 Jenis-jenis Solar Sel dan Persentase yang Umum Digunakan

5. Efisiensi dari berbagai macam modul panel surya

Gambar 4 Efisiensi dari Berbagia Jenis Modul Sel Surya

6. Aplikasi Teknologi Thin Film dalam proses pembuatan panel surya
7. Conventional electricity cost < PV electricity cost

Gambar 6 Perbandingan antara harga listrik konvensional dan harga listrik dengan menggunakan PV di berbagai negara

8. Where to enter PV business?

Gambar 7 Peluang Bisnis di Bidang PV

9. PV businees oppurtunity

Gambar 8 Peluang Bisnis di Bidang PV

10. PLTU 3 Banten Lontar – Tanggerang yang berkapasitas 3 x 315 MW berbahan bakar batubara berkalori rendah ini akan memperkuat jaringan Jawa – Bali dengan segera. Dengan perkiraan kebutuhan batu bara untuk operasional pembangkit sebesar 4,4 juta ton per tahun, PLTU ini akan menghasilkan energi listrik sebesar 13,797,000 MWh per tahun.
11. NTB mulai mandiri energi listrik
12. Pergunakan lah listrik sebaik-baiknya : Saat ini, harga jual listrik dari PLN adalah Rp 600 per kwh sedangkan harga produksi sebenarnya adalah Rp 1.000 per kwh.
13. Artikel bagus tentang PLTN : http://kem.ami.or.id/2011/12/siapkah-indonesia-untuk-pltn/
14. Rasio Elektrifikasi negara-negara ASEAN di tahun 2009 :
  1. Indonesia 65%, dengan populasi yang belum terlistriki sebesar 81,1 juta.
  2. Malaysia 99%, dengan populasi yang belum terlistriki sebesar 0,2 juta.
  3. Filipina 89,5%, dengan populasi yang belum terlistriki sebesar 12,5 juta.
  4. Singapura 100%
  5. Thailand 99%, dengan populasi yang belum terlistriki sebesar 0,4 juta.
  6. Vietnam 89%, dengan populasi yang belum terlistriki sebesar 9,5 juta
15. Dari segi biaya pembangkitan listrik, PLTN memakan biaya sebesar 60,5 $/MWh. Sementara penggunaan gas alam memakan biaya sebesar 67,85 $/MWh, batubara sebesar 93,62 $/MWh, dan panas bumi sebesar 103,18 $/MWh
16. Kondisi Kelistrikan BALI terkini : Hari ini Gubernur Bali, Bpk. Mangku Pastika dengan tegas menolak pembangunan Geothermal di Bali dengan alasan proyek ini beresiko merusak hutan seluas empat hektar dan terdapat 30 bangunan suci disekitar daerah eksporasi. Sedangkan pembangunan Bali crossing, tower listrik setinggi 376 m telah selesai dalam tahap pemutusan tender. Tower ini nantinya diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi krisis energi listrik di Bali dengan menyalurkan listrik dari Jawa sebesar 3.200 MW.
17. Indonesia memiliki cadangan Geothermal terbesar di dunia yakni lebih dari 40%, namun pemanfaatan sumber energi ini masih sangat kecil yakni hanya kurang dari 5%. Penyebabnya produksi listrik yang dihasilkan cenderung ditawar murah sehingga investor malas investasi.
18. Satu kali pengeboran sumur Geothermal membutuhkan biaya kurang lebih sebesar 70 M hingga mendapatkan lokasi reservoir yang cocok untuk digunakan sebagai PLTP. Dan meskipun pemboran telah dilakukan dan berhasil, bukan berarti satu sumur tersebut dapat langsung beroperasi. Sumur-sumur panas bumi tidak dapat langsung digunakan melainkan dikumpulkan hingga total debit uap panas bumi untuk keperluan pembangkitan listrik terpenuhi.
19. Pembangkit Listrik Geothermal (PLTPB) merupakan salah satu teknologi kekinian yang perlu segera dikuasai oleh Indonesia untuk menjamin kestabilan energi nasional di masa yang akan datang.
20. Salah satu sumber potensi energi geothermal terbesar di Indonesia terdapat di Sarulla, dekat Tarutung, Sumut
21. Salah satu sumber potensi energi geothermal terbesar di Indonesia terdapat di Sarulla, dekat Tarutung, Sumut
22. Potensi energi panas bumi di Indonesia

Gambar 9 Peta Potensi Sumber Panas Bumi di Indonesia

23. Potensi panas bumi diperkirakan dapat mencapai 27 GW dan terdapat di 151 lokasi yang tersebar di wilayah Indonesia.
24. Cadangan terduga panas bumi diperkirakan mencapai 10.027 MW, yang terdapat di Pulau Sumatera sebesar 5433 MW, Pulau Jawa 3.086 MW, Sulawesi 721 MW, kepulauan Nusa Tenggara 645 MW dan kepulauan Maluku 142 MW. Dari jumlah ini kapasitas pembangkit panas bumi yang beroperasi saat ini sebesar 807 MW atau sekitar 2% dari total potensi yang ada dan sebagian besar yang beroperasi terdapat pada sistem JAMALI, sedangkan potensi terbesar di Pulau Sumatera belum dimanfaatkan dan diharapkan pemanfaatan panas bumi sampai dengan tahun 2013 mencapai 3000 MW.
25. Kondisi Kelistrikan Jawa – Bali : Sampai saat ini, beban puncak rata-rata di sistem kelistrikan Jawa Bali mencapai sekitar 19.700 MW. Sedangkan daya tampung di sistem Jawa Bali adalah 23.000 MW.
26. Pemprov Jateng berencana membangun pembangkit listrik geothermal PLTGU berkapasitas 200 MW di sekitaran lereng gunung Ungaran, Sumbing, dan Sindoro. (200 m2; 3T)
27. Ayoo kita berhemat energi : Penduduk dunia yang saat ini mencapai 7 miliar orang akan membengkak menjadi 9 miliar orang di tahun 2045. Peningkatan ini akan berimbas pada naiknya permintaan pangan maupun energi global
28. 3 PLTU baru 1600 MW di Sistem Jawa – Bali : PLTU 1 Banten-Suralaya (1×625 MW), PLTU 3 Banten-Lontar unit 1 (1×315 MW )dan PLTU Tanjung Jati B Jepara ekspansi unit 3 (1×660 MW).
29. Konsumsi energi pada kurun waktu 2000-2009 meningkat dari 709,1 juta SBM menjadi 865,4 juta SBM pada tahun 2009, atau meningkat rata-rata 2,2% pertahun.

Gambar 11. Konsumsi Energi Sektoral

30. Penggunaan Bahan Bakar Fosil PLN : Pembangkit listrik di Indonesia saat ini masih di dominasi oleh penggunaan bahan bakar fosil, khususnya batubara. Dalam kurun waktu 2000 – 2009, penggunaan bahan bakar minyak meningkat dengan laju 7,2% per tahun ; batubara meningkat dengan laju 5,7% per tahun ; penggunaan gas meningkat dengan laju 1,7% per tahun.

Tabel 1 Penggunaan Bahan Bakar Pembangkit Listrik milik PT PLN

31. Perkembangan kapasitas pembangkit listrik PLN dan IPP (MW) : Dalam kurun waktu 2000-09 perkembangan pembangkit l31istrik di Indonesia meningkat dengan laju pertumbuhan sebesar 2,4% per tahun. PLTU Batubara dan PLTGU mendominasi dengan kapasitas 33% dan 30%. Dalam kurun waktu tersebut, PLTA, PLTP, dan PLTD berkembang dengan laju pertumbuhan berturut-turut sebesar 1,7%, 1,6%, dan 1,7%. PLTG mengalami perkembangan signifikan dengan laju pertumbuhan sebesar 8,8% per tahun.

Tabel 2 Laju Perkembangan Kapasitas Pembangkit Listrik PLN dan IPP

32. Lihatlah berapa Triliun Rupiah listrik dan BBM kita disubsidi oleh Pemerintah. Gk malu?

Gambar 12 Subsidi BBM dan Listrik

33. Kalau Indonesia adalah perusahaan, udah berapa besar kira-kira kerugian yang dialami pemerintah akibat kesalahan prediksi dalam menentukan APBN? Kekurangan biaya subsidi ini ditombok dari sektor mana yaa? Pendidikan dan Penelitian kah? (Fig. Besarnya subsidi berdasarkan APBN dan realisasinya)

Gambar 13 Subsidi BBM dan Realisasinya

34. BBM bersubsidi hanya untuk golongan orang tak mampu?
35. Mengapa kita harus membangun pembangkit listrik skala besar di Indonesia? -> Fig. Proyeksi total kebutuhan energi di Indonesia di setiap sektor

Gambar 14 Proyeksi Total Kebutuhan Energi di Setiap Sektor

36. Siapa bilang pembangunan pembangkit listrik tidak bermanfaat untuk masyarakat? Liat gmana kebutuhan listrik di sektor rumah tangga diprediksikan meningkat lebih dari 5 x lipat. Mulai tahun depan penggunaan minyak tanah bersubsidi akan dihapuskan secara total. -> Fig. Proyeksi kebutuhan energi di sektor rumah tangga

Gambar 15 Proyeksi Kebutuhan Energi di Sektor Rumah Tangga

37. Energi untuk kemajuan kita bersama?
38. Tahukah kamu bahwa mayoritas sektor energi migas telah dikuasai asing sejak PT. Pertamina berdiri. Belajar dari pengalaman ini, jangan biarkan asing menguasai sektor energi ketenagalistrikan juga di masa depan. So, mari kita bersatu dan mulai percaya dengan kemampuan bangsa sendiri.
39. Artikel menarik tentang Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang laut karya mahasiswa ITB : http://studyofoceanenergytechnologies.blogspot.com/2011/12/t-file-turbin-arus-karya-mahasiswa-itb.html
40. Ayoo jangan ragu-ragu membangun pembangkit listrik skala besar di Indonesia!😀 -> Fig. Perbandingan komsumsi energi listrik dan kapasitas terpasang di setiap negara.

Gambar 16  Konsumsi energi listrik dan kapasitas terpasang di setiap negara

41. Hwahhh.. Tahun 2027 Indonesia akan menjadi negara pengimpor energi.. *malu

Gambar 17 Tahun 2027 Indonesia diprediksi akan menjadi negara pengimpor energi

42. Seberapa besar energi listrik yang dibutuhkan di setiap sektor di masa depan? silahkan liat grafik ini -> Fig. Pemanfaatan tenaga listrik di setiap sektor

Gambar 18 Pemanfaatan energi listrik di setiap sektor

43. Indonesia bersiap-siap memasuki “jaman fosil” (PLTU Batubara mendominasi 73% atau sebesar 132,6 GMW), untungnya di tahun 2030 PLTN juga masuk dengan pangsa pasar sebesar 1%. Energi kekinian nuklir tetap harus coba dikuasai Indonesia agar terbebas dari jaman fosil di masa depan.😀

Gambar 19 Kapasitas masing-masing jenis pembangkit listrik

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Menerima jasa Konsultasi Studi Kelayakan (Feasibility Study, FS) untuk proyek Pembangkit Listrik, konsultansi meliputi pemilihan lokasi pembangunan pembangkit listrik, studi perhitungan daya dan energi listrik, studi sistem kelistrikan, membuat estimasi biaya pembangunan pembangkit listrik mencakup analisis harga satuan pekerjaan sipil, peralatan elektrikal-mekanik, peralatan jaringan transmisi-distribusi-instalasi rumah, pajak serta biaya pengembangan; memperkirakan komponen biaya operasional (fixed & variable O&M Cost); menghitung harga tarif yang tepat, analisa finansial, dan mematangkan segala langkah pembangunan dan operasional proyek pembangunan pembangkit listrik.
WA/Line : 0813378-01378,
Email : ir.fendysutrisna@gmail.com

3 thoughts on “Arsip Catatan Fendy Sutrisna per Desember 2011

  1. 700 juta orang Indonesia belum menikmati listrik? bukankah penduduk Indonesia baru 240 juta? mohon saya diberi penjelasan mengenai hal in. Terima kasih banyak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s