Hal-hal Yang Harus Diperjuangkan Publik Bali


Hal-hal Yang Harus Diperjuangkan Publik Bali

Kadek Fendy Sutrisna

23 Februari 2012

Melihat kondisi tanah kelahiran dari luar selalu menjadi menarik dan subjektif untuk ditulis agar Bali bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya. Banyak orang berpendapat bahwa Bali berpotensi menjadi daerah tujuan pariwisata yang dapat mensejahterakan perekenomian daerahnya secara mandiri. Pendapat lainnya menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Bali itu sebenarnya tidak merata dan cendrung merusak lingkungan. Ada lagi pendapat lainnya yang menyatakan bahwa kaum pendatang/orang asing di Bali lebih menikmati hasil pembangunan industri pariwisata di Bali daripada penduduk lokalnya. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang seharusnya menjadi perhatian publik Bali agar perekonomian di Bali ini bisa merata dan berkembang secara berkesinambungan/terus menerus.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat Bali, namun yang ditulis di artikel ini adalah berdasarkan pendapat pribadi penulis apabila melihat Bali dari luar Indonesia. Diharapkan pembangunan di Bali tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Bali saja, tapi kelak juga bisa membantu pertumbuhan ekonomi pulau-pulau di kawasan Nusa Tenggara lainnya. Sebelum terlambat untuk diperjuangkan, silahkan berdiskusi disini dan semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi buat setiap orang.

BALI SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN DAN PERLUASAN LAPANGAN KERJA

Selain sebagai pusat pariwisata, Bali juga berpotensi sebagai pusat pendidikan untuk generasi muda di daerah Nusa Tenggara. Ada banyak SDM bermutu di bidangnya yang siap berbagi pengalaman sukses untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Nusa Tenggara. Sedangkan di Lombok dan pulau-pulau di daerah Nusa Tenggara lainnya, masih membutuhkan banyak tenaga pengajar untuk mencerdaskan generasi muda mereka agar pembangunannya bisa lebih baik daripada Bali. Pembangunan di daerah Nusa Tenggara juga saat ini sedang gencar-gencarnya. Tentu saja hal ini bisa merangsang minat belajar generasi muda di kawasan ini.

Selain alasan tersebut, harus diakui juga lapangan pekerjaan di Bali sangat terbatas. Banyak lulusan sarjana di Bali yang tidak mendapatkan pekerjaan yang layak. Akan lebih bijaksana apabila pembangunan di daerah Nusa Tenggara dapat menyerap banyak tenaga kerja orang Bali daripada dari Jawa.

Hal lain yang perlu diperhatikan di Bali adalah biaya pendidikan yang terkadang masih tidak terjangkau untuk masyarakat lokal. Masih banyak generasi muda Bali yang tidak bisa menikmati pendidikan sebagaimana mestinya, terutama di daerah-daerah pedesaan. Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak terjadi kesenjangan yang sangat mencolok di Bali.  Orang-orang menengah keatas di Bali harus diajak untuk sama-sama berkontribusi untuk peduli terhadap masalah ini.

TROTOAR DAN JALAN RAYA

Bali sangat tidak ramah untuk pejalan kaki terutama di kawasan-kawasan pariwisatanya. Alangkah baiknya apabila pembangunan di Bali tidak hanya berfokus untuk pembangunan hotel dan bangunan komersial lainnya saja tetapi lebih diutamakan untuk fasilitas-fasilitas umum seperti pedestrian dan jalan raya. Ada kesan pembangunan yang hanya menguntungkan pihak luar mungkin bersumber dari fakta ini. Pembangunan di Bali lebih cenderung memikirkan untung daripada melayani orang banyak. Kebutuhan masyarakat lokal harus tetap diutamakan dalam setiap pengambilan kebijakan dalam pembangunan suatu daerah. Pembangunan sekolah gratis, kesehatan gratis, tempat hiburan murah untuk masyarakat lokal yang layak seharusnya sudah diperhitungkan untuk pembangunan Bali di masa depan.  

PELAYANAN PUBLIK, KEBERSIHAN, DAN TRANSPORTASI KOTA

Indonesia beruntung karena banyak wisatawan asing yang datang ke Bali setiap tahunnya. Tentu saja prestasi ini hanya dapat dipertahankan apabila selama liburan di Bali mereka terkesan dengan setiap pelayanan publik, kebersihan dan kemudahan dalam memperoleh transportasi umum. Tiga masalah ini adalah PR besar untuk pariwisata Bali khususnya dari dulu hingga sekarang.

Pemerintah sudah berusaha memperbaiki Bandara Ngurah Rai, dan saya harap pelayanannya juga nantinya bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya agar sesuai dengan kelasnya sebagai salah satu bandara internasional di Indonesia. Di Bali juga saat ini ada sarana transportasi bus sarbagita yang digadang-gadang menjadi transportasi antar kota yang nyaman nantinya.

Jujur saja saya masih miris melihat pelayanan bus sarbagita apabila dibandingkan dengan transportasi di negara lain yang pernah saya kunjungin seperti Malaysia, Taiwan, Thailand, apalagi Jepang, negara-negara Eropa, Korea dan China. Bukan berarti pelayanannya jelek tapi masih banyak yang bisa diperbaiki menyesuaikan dengan kondisi jalan raya di Bali, jangan asal niru sistem transportasi dari daerah lain. Sebagai contoh bus sarbagita yang digunakan saat ini terlalu besar untuk ukuran jalan raya di Bali. Karena sudah terlanjur ukurannya seperti itu, mungkin space yang ada bisa digunakan untuk tempat menaruh sepeda di dalam bus. Jadi penumpang bole membawa sepeda saat menumpang bus itu bisa menjadi solusi kondisi saat ini. Pembayaran yang masih menggunakan uang tunai juga saya nilai kurang tepat untuk pelayanan di atas bus umum.

KESEJAHTERAAN PETANI DAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN

Banyak permasalahan yang menimpa petani di Bali yang baru saya ketahui saat bercerita dengan kakek saya di desa yang berprofesi sebagai petani. Salah satu cerita yang saya ingat adalah tentang penggunaan pupuk kimia. Kakek ingin sekali mengembangkan pertanian organik, namun karena para petani di sekitarnya tidak menggunakan pupuk kimia, kakek takut nanti hanya sawahnya saja yang akan di serang hama. Semua petani berpikir hal yang sama katanya, ingin menggunakan pupuk organik, cuma tidak ada aturan yang jelas dan pengkoordinirnya sehingga sampai sekarang hal itu belum terwujud. Ada juga masalah pendistrubusian hasil panen dan masalah tanam silang yang sudah semakin sulit diatur saat ini antar petani disuatu desa. Jadi harga hasil panen jatuh saat memasuki masa panen karena tidak adanya koperasi tani yang melindungi harga pasar saat ini.

PEMENUHAN SUMBER ENERGI LISTRIK

Berkali-kali saya mengatakan bahwa Bali sedang menghadapi masalah krisis listrik saat ini yang tidak disadari oleh masyarakat dan pemerintah daerahnya. Saat ini Bali hanya bergantung dengan pasokan listrik dari Jawa dan pembangkit listrik berbahan bakar minyak bumi dan gas. Pemerintah daerah harus serius mencari sumber energi listrik baru atau berusaha menekan penggunaan listrik hotel-hotel yang terus berkembang di Bali.

Pemerintah pusat menawarkan pembangkit listrik geothermal di Bedugul. Sayangnya ini ditakutkan dapat merusak keindahan banyak obyek wisata alam di Bedugul dan kesucian pura-pura yang banyak terdapat disekitar daerah proyek.

Saya disini menyarankan untuk Bali agar membuat aturan tertulis tentang peningkatan penggunaan energi alternatif dan penghematan energi untuk usaha-usaha perhotelan, villa, dan tempat hiburan komersil lainnya. Jadi penilaian bintang kelas sebuah hotel ditentukan dengan seberapa sedikit mereka menggunakan energi listrik dalam menjalankan bidang usahanya. Dengan aturan seperti ini diharapkan dapat mendorong penggunaan pembangkit listrik energi alternatif seperti tenaga surya dan tenaga angin.

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Baca juga artikel lainnya tentang Bali :

  1. Studi Tentang Kelistrikan Bali
  2. Penyebab dan Langkah Pencegahan Banjir di Bali
  3. Inkubator Wirausaha di Bali
  4. Sekilas Tentang Geothermal Bali
  5. Permasalahan Yang Perlu Menjadi Perhatian Publik BaliPohon Perindang Jalan, Burung Kokokan vs Tiang Listrik PLN di BaliHal-hal yang harus diperjuangkan publik Bali
  6. 5 Saran Untuk Perkembangan Industri Pariwisata Bali

One thought on “Hal-hal Yang Harus Diperjuangkan Publik Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s