Catatan Kunjungan ke PLTA di Jepang


Catatan Kunjungan ke PLTA di Jepang

Kadek Fendy Sutrisna

29 Agustus 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Hari ini adalah hari yang berkesan buat saya. Selama 2 tahun belakangan ini. Setelah berkunjung ke berbagai PLTN yang ada di Jepang seperti Higashi-doori, Fukushima, Tokaimura, Mihama, Monju, dll,  akhirnya saya berkesempatan juga mengunjungi 2 pembangkit listrik lainnya selain tenaga nuklir, yaitu tenaga air (PLTA) yang ada di Jepang. Berasa berkesan karena lengkaplah sudah semua jenis pembangkit listrik seperti PLTU (Minyak bumi, Gas, Batubara), Geothermal, Wind Farm, dan PLTN (BWR, PWR, ABWR, FBR) sudah pernah saya kunjungi hingga saat ini.

Untuk sekedar diketahui PLTA memiliki sistem kerja yang sedikit berbeda dengan pembangkit listrik lainnya. Dan tentu saja memiliki bentuk generator, turbin, dan komponen lainnya yg sedikit berbeda. Apabila PLTU disusun dengan turbin dan generator yg berjejer secara horizontal, kalau PLTA memiliki sistem turbin air dan generator yang biasanya dihubungkan secara vertikal bertingkat-tingkat, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Gambar 1 Mock up model PLTU dan PLTA

Dalam artikel ini saya mencoba untuk membagi pengalaman pribadi selama kunjungan ke PLTA tersebut, karena PLTA yang saya kunjungi ini memiliki nilai sejarah yang penting untuk perkembangan ketenagalistrikan di Jepang. Besar harapan saya, rekan-rekan yang bergerak di bidang energi dapat belajar dari Jepang dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia. Adapun PLTA di Jepang yang saya kunjungin adalah PLTA Komahashi dan PLTA Kazunogawa.

1.  PLTA Komahashi

PLTA Komahashi adalah PLTA bertipe turbin Francis yang pertama dibangun oleh Jepang pada tahun 1907. Total Kapasitas terpasang pada saat itu adalah sebesar 15 MW, dengan hydraulic head sepanjang 104.5 meter dan total volume aliran air rata-rata sebesar 21 m3/s. PLTA ini terkenal karena dihubungkan dengan transmisi tegangan tinggi pertama di Jepang sebesar 55 kV sejauh 75.8 km ke pembangkit di Waseda.

Saat ini PLTA Komahashi hanya tersisa unit 1 (gabungan dari unit 1 dan 2) dan unit 3 (gabungan dari unit 3 sampai unit 6) saja yang awalnya terdapat 6 unit, dan telah beroperasi selama lebih dari 105 tahun. Saat ini unit 1 memiliki kapasitas 6.8 MW dan unit 3 berkapasitas 15.4 MW dan mampu menghasilkan listrik total dalam setahun rata-rata sebesar 144 ribu MWh. Pada gambar dibawah ini terlihat bahwa saat ini hanya tersisa 2 pipa aliran air yang terhubung ke pembangkit yang dahulunya terdapat 6 batang.

Gambar 2 PLTA Komahashi – Jepang

Saat didirikan PLTA Komahashi sangat unik, karena generator dan turbin airnya terhubung secara horizontal layaknya sistem yang biasa digunakan oleh PLTU. Dapat kita lihat pada gambar 3, perubahan sistem PLTA tipe turbin francis double fed horizontal hingga menjadi PLTA yang umum digunakan saat ini. Foto ini diambil dari monumen yang terdapat di depan pembangkit listrik komahashi. Pembangkit listrik ini dibangun oleh perusahaan dari Swiss dengan engineer-engineer yang didatangkan langsung dari Eropa. Tepat 2 tahun yang lalu unit 3 pembangkit dibangun kembali oleh perusahaan Jepang sehingga menjadi seperti terlihat pada foto dibawahnya. (Sistem unit 1 sudah diperbaiki sebelumnya dari tahun 1999).

 Gambar 3 Perubahan sistem PLTA Komahashi (PLTA tertua di Jepang)

Gambar 4 Pemandangan sekitar pembangkit (Agustus 2012)

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Menerima jasa Konsultasi Studi Kelayakan (Feasibility Study, FS) untuk proyek Pembangkit Listrik, konsultansi meliputi pemilihan lokasi pembangunan pembangkit listrik, studi perhitungan daya dan energi listrik, studi sistem kelistrikan, membuat estimasi biaya pembangunan pembangkit listrik mencakup analisis harga satuan pekerjaan sipil, peralatan elektrikal-mekanik, peralatan jaringan transmisi-distribusi-instalasi rumah, pajak serta biaya pengembangan; memperkirakan komponen biaya operasional (fixed & variable O&M Cost); menghitung harga tarif yang tepat, analisa finansial, dan mematangkan segala langkah pembangunan dan operasional proyek pembangunan pembangkit listrik.
WA/Line : 0813378-01378,
Email : ir.fendysutrisna@gmail.com

One thought on “Catatan Kunjungan ke PLTA di Jepang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s