PLTS di Atap Rumah


PLTS di Atap Rumah

6 Desember 2015

Ir. Kadek Fendy Sutrisna M.Eng, IPM

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Dibandingkan dengan negara lain, matahari merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat berlimpah di Indonesia. Akan sangat bijaksana apabila kita menggunakan energi ini untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia.  Teknologi sel surya sangat ramah lingkungan, dan saat ini harganya sudah cukup murah, sehingga cocok diaplikasikan di atap-atap rumah di perkotaan, disamping juga listrik dari sumber energi surya akan sangat berguna untuk pemerataan listrik ke daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau saluran transmisi PLN.

Saya ambil contoh, Provinsi Bali, yang pemerintahnya saat ini merencanakan untuk memasang panel surya pada gedung-gedung perkantoran milik pemerintah provinsi. Saat ini Bali masih tergantung dengan pasokan listrik dari Jawa dan pembangkit listrik berbahan bakar minyak yang masih mahal biaya produksi listriknya. Alangkah bijaknya apabila kita mulai berpikir untuk memanfaatkan PLTS/panel surya ini di atap-atap rumah kita sebagai bentuk dukungan ke PLN dan pemerintah daerah.

Berikut saya berikan gambaran tentang cara kerja dan analisa keuangan untuk penggunaan teknologi tenaga surya di atap-atap rumah kita (on-grid net metering solar panel). Semoga ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk rekan-rekan di PLN, di pemerintahan, dan kita sebagai pengguna energi bersih di Indonesia.

Perlu diingat disini adalah saya memberikan paparan solusi penggunaan PLTS dengan grid connected/on-grid net metering system, yang dimana sistem ini cocok apabila diaplikasikan di jaringan interkoneksi Jawa – Bali yang mana jumlah total kapasitas pembangkitannya mencapai lebih dari 30 ribu MW.

Pada pulau-pulau kecil dengan sistem kelistrikan yang masih terisolasi, biasanya PLN membatasi kapasitas PLTS on-grid yang terpasang maksimum 15% dari kapasitas total pembangkit PLN.

Pengunaan baterei pada sistem terisolasi PLTS untuk menjamin agar energi yang dihasilkan PLTS sama dengan energi yang dibutuhkan, penulis masih menganggap sangat mahal dan tidak ekonomis, karena teknologi dan harga baterei tidak mengalami kemajuan secepat kemajuan teknologi PLTSnya. Pilihan ini (PLTS plus baterei) biasanya dipakai hanya jika sumber PLN atau energi lainnya tidak tersedia atau jauh lokasinya.

ANALISA EKONOMI

Untuk Indonesia, potensi tenaga surya lebih menjanjikan karena tersedia hampir di seluruh wilayah Indonesia. Disamping itu saat ini semakin majunya dan murahnya teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) diharapkan teknologi pembangkit ini mampu mengatasi permasalahan energi di Indonesia dengan perhitungan biaya investasi dan operasi yang lebih ekonomis dan masuk di akal.

Bagaimana cara mendesain kapasitas Wp dari sistem sel surya?

Cara mudah untuk menghitung ini adalah dari data penggunaan energi listrik bulanan PLN. Saya ambil contoh, setiap bulan 1 rumah membayar listrik sebesar Rp. 500.000/bulan, dengan kapasitas terpasang seumpama sebesar 3500 Watt maka tarif listrik yang berlaku adalah sebesar Rp. 1.500/kWh. Dari membagi nilai ini didapat bahwa pemakaian listriknya adalah 333 kWh/bulan atau 12 kWh/hari.

Seperti yang dikemukan diatas bahwa energi yang dihasilkan PLTS harus sama dengan jumlah energi yang dibutuhkan/dipakai konsumen, dalam hal ini sebesar 33 kWh/bulan atau 12 kWh/hari.

Jadi apabila sistem PLTS atau solar panel diatap rumah kita asumsikan bisa menghasilkan listrik dalam 4 jam per hari maka kapasitas PLTS yg diperlukan adalah sebesar 12 kWh/4 jam = 3000 Wp solar panel.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Menerima jasa Konsultasi Studi Kelayakan (Feasibility Study, FS) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Atap Rumah, konsultansi tentang cara pemasangan, studi perhitungan daya dan energi listrik, studi sistem kelistrikan, membuat estimasi biaya pembangunan pembangkit listrik mencakup analisis harga satuan pekerjaan sipil, peralatan elektrikal-mekanik, peralatan instalasi rumah, memperkirakan komponen biaya operasional (fixed & variable O&M Cost); menghitung harga tarif yang pantas dan analisa finansialnya.dan mematangkan segala langkah pembangunan dan operasional pembangunan pembangkit listrik.

WA/Line : 0813378-01378,

Email : ir.fendysutrisna@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s