Permasalahan-permasalahan Kelistrikan Indonesia


Permasalahan-permasalahan Kelistrikan Indonesia

Kadek Fendy Sutrisna

27 Juni 2014

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan tarif listrik per 1 juli 2014 hingga November 2014. Di satu sisi, dirut PLN, Nur Pamudji, mengatakan bahwa kenaikan tarif listrik dapat mengurangi subsidi listrik negara dan memperbaiki struktur pendapatan PLN. PLN berjanji akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur kelistrikan dan infrastruktur pendukung lainnya khususnya di daerah yang selama ini belum menikmati listrik. Tabel 1 menunjukkan daftar kondisi pendapatan ekonomi, % rasio elektrifikasi, dan jumlah penduduk tanpa listrik masing-masing daerah di Indonesia. Dari tabel tersebut, menurut hemat saya, PLN sebaiknya lebih memfokuskan untuk membangun infrastruktur kelistrikan di daerah dengan rasio elektrifikasi dan pendapatan daerah yang rendah. Continue reading

Pohon Perindang Jalan, Burung Kokokan vs Tiang Listrik PLN di Bali


Pohon Perindang Jalan, Burung Kokokan vs Tiang Listrik PLN di Bali

Kadek Fendy Sutrisna

19 Agustus 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Suatu desa di daerah Gianyar-Bali, terkenal sebagai habitat burung bangau putih (kokokan). Burung kokokan di desa ini menjadi ikon pariwisata yang memberikan banyak penghasilan untuk pemerintah daerah setempat, baik itu berupa kerajinan ukiran burung kokokan, lukisan, dan bermacam-macam kerajinan tangan lainnya. Burung kokokan ini telah menjadi magnet pariwisata yang membuat para wisatawan jadi ingin menginap di desa tersebut agar dapat menyaksikan burung kokokan itu dari petang hingga pagi hari secara langsung.

Burung Kokokan

Burung Kokokan

Bunyi serak “keroak-keroak-keroak” biasanya ramai setiap menjelang petang. Jadi kalau wisatawan jalan-jalan di desa itu pada siang hari, tidak akan bisa menyaksikan burung tersebut langsung, hanya tersisa kotoran dan bulu-bulu nya saja yang berguguran. Burung kokokan biasanya bermalam dan berkembang biak di pohon-pohon yang rindang, tinggi, dan besar. Biasanya banyak terdapat di tepi jalan yang lurus menuju Desa Petulu, Ubud.   Continue reading

Kondisi Infrastruktur Kelistrikan Indonesia


Kondisi Infrastruktur Kelistrikan Indonesia

Kadek Fendy Sutrisna

23 Maret 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

RANGKUMAN RUPTL 2011-2020 

Dengan menggunakan asumsi pertumbuhan ekonomi sepuluh tahun mendatang rata-rata 6,9% per tahun dan bergerak dari realisasi kebutuhan tenaga listrik tahun 2010, proyeksi penjualan tenaga listrik pada tahun 2020 diperkirakan akan mencapai 328,3 TWh, atau mengalami pertumbuhan rata-rata 8,47% selama 10 tahun mendatang. Beban puncak pada tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai 55.053 MW. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik tersebut, diprogramkan pembangunan pembangkit listrik baru untuk periode 2011 – 2020 sebesar 54.647 MW, diantaranya yang akan dibangun oleh PLN sebesar 31.180 MW dan IPP sebesar 23.467 MW. Continue reading

Energi Untuk Indonesia Yang Lebih Baik


Energi Untuk Indonesia Yang Lebih Baik

Oleh: Widjajono Partowidagdo

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Terdapat beberapa anggapan yang keliru mengenai energi di Indonesia diantaranya: 1. Indonesia adalah Negara yang kaya minyak, padahal tidak. Kita lebih banyak memiliki energi lain seperti batubara, gas, CBM (Coal Bed Methane), panas bumi, air, BBN (Bahan Bakar Nabati) dan sebagainya, 2. harga BBM (Bahan Bakar Minyak) harus murah sekali tanpa berpikir bahwa hal ini menyebabkan terkurasnya dana Pemerintah untuk subsidi harga BBM, ketergantungan kita kepada BBM yang berkelanjutan serta kepada impor minyak dan BBM yang makin lama makin besar serta makin sulitnya energi lain berkembang, 3. investor akan datang dengan sendirinya tanpa perlu kita bersikap bersahabat dan memberikan iklim investasi yang baik,  4. peningkatan kemampuan Nasional akan terjadi dengan sendirinya tanpa keberpihakan Pemerintah. Continue reading

Kondisi dan Permasalahan Energi Listrik di Indonesia


Kondisi dan Permasalahan Energi di Indonesia

Kadek Fendy Sutrisna

2 Januari 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Menurut Outlook Energi Nasional 2011, dalam kurun waktu 2000-2009 konsumsi energi Indonesia meningkat dari 709,1 juta SBM (Setara Barel Minyak/BOE) ke 865,4 juta SBM. Atau meningkat rata-rata sebesar 2,2 % pertahun. Konsumsi energi ini sampai akhir tahun 2011, terbesar masih dikuasai oleh sektor industri, dan diikuti oleh sektor rumah tangga, dan sektor transportasi.

Gambar 1 Grafik laju konsumsi energi per sektor Continue reading

Potensi Sumber Energi Lokal di Setiap Propinsi di Indonesia


Potensi Sumber Energi Lokal di Setiap Propinsi di Indonesia

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Nanggroe Aceh Darussalam

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam memiliki beraneka ragam potensi sumber energi untuk pembangkit tenaga listrik terdiri dari potensi air, panas bumi, batubara. Diperkirakan potensi sumber tenaga air mencapai 2.626 MW yang tersebar di 15 lokasi di wilayah NAD. Salah satu dari potensi tersebut yang sedang dalam proses pembangunan adalah PLTA Peusangan dengan daya sebesar 89 MW. Potensi tenaga air yang cukup besar terdapat di daerah Jambo Aye yang diperkirakan mencapai 471 MW, Lawe Alas sebesar 268 MW, dan Tampur sebesar 126 MW.

Potensi panas bumi juga menjadi alternatif energi selain air yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik yang diperkirakan sebesar 282 MW diantaranya terdapat di Gunung Seulawah, Krueng Raya, Sabang dan di Gayo Lesten. Disamping itu juga terdapat potensi batubara yang dapat dikembangkan adalah sebesar 1.300 juta ton. Continue reading

Sumber Energi Primer Indonesia


Sumber Energi Primer Indonesia

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Batubara

Pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar batubara dirancang sebagai pemikul beban dasar, karena biaya paling murah, ketersediaan batubara di dalam negeri cukup memadai dan potensinya sangat besar di Indonesia. Konsumsi batubara untuk tahun 2002 mencapai +14 Juta ton dan akan meningkat terus dimasa mendatang. Salah satu kendala utama dalam pengembangan batubara di Indonesia adalah adanya dampak lingkungan dari PLTU Batubara yang merupakan tantangan dalam pengembangan batubara khususnya di Pulau Jawa di masa yang akan datang. Untuk memenuhi kebutuhan beban di pulau Jawa alternatif lain adalah dengan pengembangan PLTU batubara di pulau Sumatera dan ditransmisikan ke Pulau Jawa.

 Gambar 1 Cadangan Batubara Indonesia Continue reading