Pohon Perindang Jalan, Burung Kokokan vs Tiang Listrik PLN di Bali


Pohon Perindang Jalan, Burung Kokokan vs Tiang Listrik PLN di Bali

Kadek Fendy Sutrisna

19 Agustus 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Suatu desa di daerah Gianyar-Bali, terkenal sebagai habitat burung bangau putih (kokokan). Burung kokokan di desa ini menjadi ikon pariwisata yang memberikan banyak penghasilan untuk pemerintah daerah setempat, baik itu berupa kerajinan ukiran burung kokokan, lukisan, dan bermacam-macam kerajinan tangan lainnya. Burung kokokan ini telah menjadi magnet pariwisata yang membuat para wisatawan jadi ingin menginap di desa tersebut agar dapat menyaksikan burung kokokan itu dari petang hingga pagi hari secara langsung.

Burung Kokokan

Burung Kokokan

Bunyi serak “keroak-keroak-keroak” biasanya ramai setiap menjelang petang. Jadi kalau wisatawan jalan-jalan di desa itu pada siang hari, tidak akan bisa menyaksikan burung tersebut langsung, hanya tersisa kotoran dan bulu-bulu nya saja yang berguguran. Burung kokokan biasanya bermalam dan berkembang biak di pohon-pohon yang rindang, tinggi, dan besar. Biasanya banyak terdapat di tepi jalan yang lurus menuju Desa Petulu, Ubud.   Continue reading

CONTOH PERHITUNGAN BIAYA POKOK PEMBANGKITAN LISTRIK (TAHUN PERTAMA OPERASI)


Contoh Perhitungan Biaya Pokok Pembangkitan Listrik (Tahun Pertama Operasi)

– PLTU 700 MW-

Kadek Fendy Sutrisna

21 Juni 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Menerima jasa Konsultasi Studi Kelayakan (Feasibility Study, FS) untuk proyek Pembangkit Listrik, konsultansi meliputi pemilihan lokasi pembangunan pembangkit listrik, studi perhitungan daya dan energi listrik, studi sistem kelistrikan, membuat estimasi biaya pembangunan pembangkit listrik mencakup analisis harga satuan pekerjaan sipil, peralatan elektrikal-mekanik, peralatan jaringan transmisi-distribusi-instalasi rumah, pajak serta biaya pengembangan; memperkirakan komponen biaya operasional (fixed & variable O&M Cost); menghitung harga tarif yang tepat, analisa finansial, dan mematangkan segala langkah pembangunan dan operasional proyek pembangunan pembangkit listrik.
WA/Line : 0813378-01378,
Email : ir.fendysutrisna@gmail.com

 

 

PERHITUNGAN BIAYA POKOK PEMBANGKITAN LISTRIK (TAHUN PERTAMA OPERASI)

 

Kapasitas Pembangkit Listrik (kW)

700.000

Biaya Investasi Tanah Bangunan (Rupiah)

30.000.000.000.000

Net Capacity Factor (%)

70

Produksi Energi Listrik per Tahun (kWh)

4.292.000.000

Efisiensi Pembangkit Listrik (%)

38,4

Nilai Energi per Bahan Bakar (kcal/kg)/(kcal/liter)

 Batubara : 6750 kcal/kg              Minyak : 9780kcal/liter

Harga Bahan Bakar (Rupiah/ton) / (Rupiah/kilo-liter)

 Batubara : Rp. 910.800,-/ton       Minyak : Rp. 2.607.000,- /kilo-liter

Jumlah Bahan Bakar yang Diperlukan per 1 kWh (kg/kWh) / (l/kWh)

 Batubara : 0.33kg/kWh                Minyak : 0.23 liter/kWh

Jumlah Bahan Bakar yang Digunakan per Tahun (ton) / (kilo-liter)

 Batubara : 1.485.000 ton              Minyak : Rp. 49.100 kilo-liter 

Jenis-jenis Biaya

Biaya Tahunan (Rupiah)

Rp/kWh

Keterangan

Biaya Pokok Tahunan

4.878.720 .000.000.-

1136,7/kWh

 

 

  1. Suku Bunga Pinjaman
  2. Biaya Penyusutan Aset
  3. Pajak Bangunan Pembangkit
  4. Biaya Lainnya

 

 



  


 

                             

1.900.800.000.000,- (8 %)

2.534.400.000.000,- (6 %)

443.520.000.000,- (1,4 %)

Biaya Operasi Tahunan

872.630.000.000,-

203,5/kWh

 

 

 

  1. Gaji Tenaga Ahli
  2. Biaya Perawatan
  3. Biaya Lainnya

 

           

 

 

Rp. ******* x 140 orang

1,16%

0,98%  + biaya bahan baku

Biaya Terkait Lainnya

275.000.000.000,-

63,8/kWh

 

 

 

  1. Gaji Pegawai
  2. Pajak

 

 

 

Biaya Operasi Tahunan x 18,6%

(Gaji pegawai + Biaya bahan bakar) x 1,523%)

Biaya Bahan Bakar

1.480.600.000.000,-

345,4/kWh

 

Biaya Total

7.506.950.000.000,-

1749,-/kWh

 

Auxiliary Power Ratio (%)

 

 

8,4 %

Biaya Pokok Pembangkitan Listrik

 

Rp. 1909,-/kWh

 

Tabel Kriteria Pemilihan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)


Tabel Kriteria Pemilihan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Kadek Fendy Sutrisna

21 Juni 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Menerima jasa Konsultasi Studi Kelayakan (Feasibility Study, FS) untuk proyek Pembangkit Listrik, konsultansi meliputi pemilihan lokasi pembangunan pembangkit listrik, studi perhitungan daya dan energi listrik, studi sistem kelistrikan, membuat estimasi biaya pembangunan pembangkit listrik mencakup analisis harga satuan pekerjaan sipil, peralatan elektrikal-mekanik, peralatan jaringan transmisi-distribusi-instalasi rumah, pajak serta biaya pengembangan; memperkirakan komponen biaya operasional (fixed & variable O&M Cost); menghitung harga tarif yang tepat, analisa finansial, dan mematangkan segala langkah pembangunan dan operasional proyek pembangunan pembangkit listrik.
WA/Line : 0813378-01378,
Email : ir.fendysutrisna@gmail.com

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) Batubara


PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) Batubara

Kadek Fendy Sutrisna

27 April 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

Secara kebetulan saya menemukan 2 artikel tentang PLTU berbahan bakar batubara yang katanya dikarang oleh saya sendiri. Sebagai referensi saya mohon ijin untuk publis juga di blog ini. Semoga dapat menambah wawasan rekan-rekan tentang PLTU Batubara. Selamat menikmati!

 
PEMBANGKIT
 Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara adalah sebuah instalasi pembangkit tenaga listrik menggunakan mesin turbin yang diputar oleh uap yang dihasilkan melalui pembakaran batubara. PLTU batubara adalah sumber utama dari listrik dunia saat ini. Sekitar 60% listrik dunia bergantung pada batubara karena biaya PLTU batubara.

Cara kerja PLTU batubara, mula-mula batubara dari luar dialirkan ke penampung batubara dengan conveyor,kemudian dihancurkan menggunakan pulverized fuel coal . Tepung batubara halus kemudian dicampur dengan udara panas oleh forced draught .Dengan tekanan yang tinggi, campuran tersebut disemprotkan ke dalam boiler sehingga akan terbakar dengan cepat seperti semburan api. Kemudian air dialirkan ke atas melalui pipa yang ada di dinding boiler. Air dimasak menjadi uap kemudian uap dialirkan ke tabung boiler untuk memisahkan uap dari air yang terbawa. Selanjutnya uap dialirkan ke superheater untuk melipatgandakan suhu dan tekanan uap hingga mencapai suhu 570° C dan tekanan sekitar 200 bar yang meyebabkan pipa akan ikut berpijar menjadi merah. Continue reading

Arsip Catatan Fendy Sutrisna per April 2012


Arsip Catatan Fendy Sutrisna per April 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

1. Denger-denger dari pihak Toshiba, di Semarang akan dibangun PLTU Batubara kapasitas besar 1000 MW. Woow… Bener apa gk yaa? Berarti Indonesia bakal masuk dalam sejarah punya pembangkit listrik Ultra Super Critical Thermal Power Plant.. Tapi kenapa kok bisa di Semarang yaa? Ada yang tau alasannya?

Selain Indonesia, India juga memiliki rencana yang sama dan pembangkit listrik disana akan beroperasi di akhir tahun 2012 ini.

2. Denger2 Polandia berencana membangun PLTN di dekat perbatasannya dengan Jerman.. Polemiknya sebagian besar masyarakat Jerman yang malah protes sedangkan masyarakat Polandia satu suara mendukung rencana pemerintahnya karena kebutuhan energi listrik yang terus meningkat. Kira2 kalo gini, gmana hukumnya yaa?

Btw kalo suatu hari Malaysia atau negara tetangga Indonesia lainnya membangun nuklir gmana tuh? Continue reading

Arsip Catatan Fendy Sutrisna per Maret 2012


Arsip Catatan Fendy Sutrisna per Maret 2012

Dukung Fendy Sutrisna untuk tetap berbagi dalam artikel ketenagalistrikan Indonesia dengan klik link LIKE, COMMENT & SHARE di halaman facebook ini -> Catatan Fendy Sutrisna

1. Berikut ini adalah ilustrasi hitungan BPP listrik yg dilakukan oleh Direktorat Jenderal LPE ESDM tahun 2010 (sudah diaudit oleh BPK) sbb :

Jenis Pembangkitan :
a. IPP Rp. 580,83 /kWh
b. PLTAir Rp. 149,21 /kWh
c. PLTUap Rp. 622,91 /kWh
d. PLTDiesel Rp. 4.796,11 /kWh ß
e. PLTGas Rp. 1.642,06 /kWh ß
f. PLTPanasbumi Rp. 776,09 /kWh
g. PLTGU Rp. 813,27 /kWh

Biaya rata-rata Rp. 817,69 /kWh

i. pd Transmisi HV Rp. 874,61 /kWh
j. pd Jaringan TM Rp. 928,95 /kWh
k. pd Jaringan TR Rp. 1.074,48 /kWh

BPP rata-rata Rp. 1.008,29 /kWh ( th.2010 )

Disadur dari Majalah Oil Gas Energi edisi November 2011

2. Konsumsi BBM untuk pembangkit listrik milik PLN adalah sekitar 10,7 juta kLiter pada tahun 2011, dengan perkiraan biaya total BBM sekitar Rp. 80 triliun, atau mencapai 60% dari total biaya bahan bakar seluruh pembangkitan listrik.

Dalam bauran energi, porsi produksi listrik (kWh) berbasis BBM sekitar 23%. Continue reading